Gagasan adalah hasil proses pikiran, proses pikiran adalah respons ingatan, dan ingatan selalu terkondisi.
Ingatan selalu di masa lampau, dan ingatan itu menjadi hidup di saat kini oleh suatu tantangan.
Ingatan tidak punya kehidupan sendiri, ia menjadi hidup pada saat sekarang bila dihadapkan pada suatu tantangan. Dan semua ingatan, yang tidur atau yang aktif, adalah terkondisi, bukan? Jadi harus ada pendekatan yang lain sekali. Anda harus menemukan sendiri, didalam, apakah Anda bertindak melalui suatu penggagasan, dan apakah ada tindakan tanpa penggagasan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Orang yang baru saja datang itu adalah kekasih yang memiliki kerendahan hati. Sifatnya memang demikian. Dia seperti cabang yang memiliki dem...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar