Monyet pertama berkata, "Jangan dengarkan kebenaran karena ia akan mengganggu semua kebohongan-kebohonganmu".
"Monyet kedua berkata, 'Jangan melihat kebenaran, jika tidak, Tuhanmu akan mati dan surga dan nerakamu akan lenyap'.
"Monyet ketiga berkata, 'Jangan bicara kebenaran, jika tidak engkau akan dikutuk, disalibkan, diracuni, disiksa oleh seluruh orang, orang-orang yang tidak sadar. Engkau akan dikutuk, jangan mengatakan kebenaran!
'"Dan monyet keempat yang terlepas berkata, 'Sembunyikan kegembiraanmu. Sembunyikan kesenanganmu, jangan perlihatkan itu kepada siapapun’”. Mereka bisa menghormatimu jika engkau sengsara, tetapi jika engkau berbahagia semua orang iri denganmu".
Monyet yang keempat berkata, “Sembunyikan kegembiraanmu, kesenanganmu. Jangan biarkan siapa pun tahu bahwa engkau adalah manusia yang ceria, manusia yang berbahagia, manusia yang penuh sukacita, karena hal itu akan menghancurkan kehidupanmu.
- Osho
Minggu, 27 Oktober 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar