Kamis, 28 Juli 2016

MENGGOSOK HATI

Setiap orang melihat Yang Tak Terlihat
dalam persemayaman hatinya,
dan bergantung pada
seberapakah ia menggosoknya.

Bagi siapa yang menggosoknya
hingga kilap,
maka
bentuk-bentuk Yang Tak Terlihat
semakin nyata baginya.

Jika kau berkata,
"Kesucian Adalah Karunia Tuhan"
baiklah,
keberhasilan dalam menggosok hati ini
juga berasal dari berkah-Nya.

~Rumi

TINGGALKAN KEMARAHANMU

Seorang lelaki menghampiri Isa ibn Maryam,
dan bertanya, "Diantara semua yang tercipta,
apa yang paling berat dipikul?"

Beliau a.s menjawab, "yang paling berat adalah
murka Allah; yang kepada hal itu: bukan saja kita,
tapi bahkan neraka pun gemetar."

"Dan apakah perlindungan kepada murka Allah itu?"
Isa ibn Maryam menjawab, "tinggalkanlah segera
kemarahanmu."

-Rumi

MENGETUK PINTU HATI

Keranjang di atas kepalamu
penuh dengan kue
tetapi kau mengemis roti
dari pintu ke pintu.

Tengadahkan kepalamu,
singkirkan kepeningan!
Pergi,
ketuklah pintu hati!
Mengapa kau terus saja mengetuk dari pintu ke pintu?

~Rumi

Minggu, 24 Juli 2016

MEMINTA, MEMBERI ISYARAT DAN MEMANIPULASI

Meminta secara langsung sebagai seorang dewasa yang setara, tanpa menanti-nantikan respon atau permintaan maaf yang tak perlu adalah perilaku yang bermartabat dan cerdas.

Manipulasi adalah meminta dengan membebani sehingga membuat orang lain merasa kecil, bersalah atau bertanggungjawab jika mereka menolak. Member isyarat adalah suatu bentuk manipulasi dimana kita mengambil sebagian peranan dalam mengajukan permintaan. Hanya karena kita tidak meminta secara langsung, bukan berarti kita tidak benar-benar menginginkan apa yang kita isyaratkan. Kita sebenarnya takut tidak disetujui dan berusaha melindungi diri sendiri. Dengan setengah menyembunyikan permintaan, kita menghindari tanggungjawab meminta maaf terlalu banyak. Apabila ada tanda-tanda penolakan, kita lebih bebas untuk mundur dan menyangkal telah mengajukan permintaan. Manipulasi adalah usaha untuk mengontrol, sementara disaat yang sama mencoba menghindari resiko penolakan.


Orang tidak suka dimanipulasi sebab kita mengambil kebebasan mereka untuk berkata “tidak” dan mereka merasa dikontrol dan dilanggar wilayahnya. Dengan manipulasi, kita mungkin akan mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi dengan resiko kehilangan rasa hormat dari orang lain, dan ini adalah harga tinggi yang harus kita bayar.

- An Intelligent Life,  Julian Short

KORBAN DAN DIKORBANKAN

Walapun orang-orang yang berakal sehat memilih untuk saling menyukai, dan memilih untuk berbuat baik daripada berbuat jahat, tetap saja kita hidup di dunia yang kadangkala sangat keras. Didalam hidup, kita akan mengalami menjadi korban. Kita tidak bersalah tapi kebetulan kita berada pada waktu dan tempat yang salah. Jika ini terjadi, kita perlu semampunya mengambil tindakan. Atau kitamemilih untuk berbuat baik dan dengan harga diri kalau kita tak bisa mengambil tindakan. Apapun tindakan kita, biasanya kita akan tetap merasa tidak enak. Yang jadi pertanyaan adalah seberapa buruk perasaan kita, dan pertanyaan ini akan dapat dijawab dengan mengetahui masalah awal yang kita hadapi dan bagaimana kita bereaksi terhadap masalah itu.

Orang-orang yang menganggap segala hal terlalu pribadi senantiasa merasa menjadi korban. Akibatnya mereka merasa memiliki hak orang yang telah ditindas. Sebagai korban, mereka merasa pantas mendapatkan lebih banyak kesempatan dan merasa marah atau tidak berdaya tanpa harus dikritik. Dalam kenyataan, semua orang harus percaya kalau kita adalah korban sebelum kita mendapatkan apa yang kita inginkan diatas. Dan kalaupun orang mengakui kita telah menjadi korban tidak berdosa pada satu situasi, tetap ada batasan yang tidak bisa kita langgar, sebagai korbannya.

- An Intelligent Life,  Julian Short

BENAR DAN SALAH

Siapa saja bisa benar, dan bahkan orang bodoh juga bisa sukses. Seni dari hidup cerdas adalah melakukan kesalahan, gagal, dan menghadapi kesalahan kita dengan cara yang membuat kita tetap menyukai diri sendiri, walaupun kita tidak menyukai kesalahan yang telah diperbuat.

Menjadi salah bukanlah kebodohan. Yang salah adalah menjadi salah dengan cara yang agresif. Kalau kita bisa menjadi salah dengan lembut, kita cuma salah, kita tidak bodoh.

- An Intelligent Life,  Julian Short




SIFAT ALAMI

Alami tidak selalu bermakna baik. Penyakit syphilis dan uranium itu alami, tapi mereka bukan hal-hal yang indah. Di hutan belantara, alami bisa berarti “darah pada kuku dan taring” dan jujur saja, kita memilih hidup di pinggiran kota daripada hidup di hutan belantara.

Menderita sakit dan meninggal adalah alami, begitu juga parasit dan menjadi kotor, merasa dingin dan lapar –hal-hal yang sebisa mungkin kita hindari.


Perilaku beradab adalah adalah lapisan tipis buatan manusia yang menutupi hasrat hewani. Binatang –tidak seperti manusia- tidak mengerti kalau bersabar dalam antrean itu baik. Ini artinya banyak hal-hal baik dalam kemanusiaan sifatnya tidak alami.

Kalau kita menderita depresi, secara alami kita menderita defisiensi biokimia. Ketidakbahagiaan kita hamper pasti disebabkan oleh kekurangan sejenis neurotransmitter yang timbul dalam penyakit depresi. Pengobatan dengan antidepressant tak akan membuat kita fly secara tidak alami, tapi ia menghadirkan suatu pertanyaan : antidepressant itu tidak alami, tapi ia bisa membebaskan kita untuk berlaku secara alami seperti saat kita tidak mengalami depresi. Tanpa keajaiban buatan obat-obatan, terutama antibiotic dan antidepressant, kehidupan alami bagi sebagian orang akan “buruk, tidak menyenangkan, kasar dan pendek”. 

- An Intelligent Life,  Julian Short

KARMA

Karma bukanlah hukuman. Bukan pula takdir yang dijatuhkan oleh kekuatan di luar diri kita. Karma adalah kesadaran bahwa setiap tindakan yang...