Jika saja engkau tidak layak, akan mudah membuatmu merasa layak.
Dimanakah kesulitannya dalam membangunkan yang tertidur? Tetapi kesulitan dalam membangunkan yang terbangun itu begitu besar! Bukankah begitu?
Tidak ada seorangpun yang tidak layak, itulah kesulitannya. Tidak ada yang seorangpun yang tidak pantas untuk mendapatkannya, itulah kesulitannya. Keilahian hadir dalam tiap-tiap dan setiap bagian terkecil di alam semesta, jadi apakah itu perasaan tidak layak? Hanya keilahian yang ada, tidak ada yang lain, jadi dimana perasaan tidak layak untuk mendapatkannya ini?
Oleh karena itu, hanya ingatlah dirimu sendiri. Ingatlah. Ingatlah. Dan, ingatlah bahwa aku selalu berada di sisimu. Tidak di rumah, aku hadir di hatimu.
Tutup matamu dan lihatlah. Bukankah aku ada bersamamu?
- Osho
Jumat, 15 November 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar