Pemikiran-pemikiran tidak memiliki kehidupannya sendiri. Semakin banyak perhatian yang engkau berikan pada sebuah pemikiran, semakin menjadi lebih hidup pemikiran itu. Semakin engkau menghilangkan perhatianmu, semakin mati jadinya pemikiran itu. Jika perhatian benar-benar ditarik maka pikiran menjadi tidak hidup: pemikiran-pemikiran itu mati, pemikiran-pemikiran itu segera menghilang.
Itu sebabnya aku mengatakan bahwa engkau harus memberikan semua perhatianmu dalam mendengarkan. Putuskan dengan pasti bahwa suara terkecil seekor burungpun jangan sampai tidak terdengar, jangan sampai terlewatkan. Engkau harus mendengar segalanya, apapun yang terjadi di sekeliling, engkau harus mendengarkan semuanya. Kemudian tiba-tiba engkau akan menemukan bahwa pikiran memasuki keheningan yang mendalam, pemikiran-pemikiran itu memudar.
- Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar