Kebahagiaan sejati melampaui seks dan itu adalah pesanku untukmu.
Aku tidak menentang seks, dan aku tidak mengatakan tinggalkanlah seks. Aku mengatakan pahamilah seks, bermeditasilah akan ia, jangan hanya berhubungan seks dengan cara yang tidak sadar dan itu akan menjadi meditasi terbesarmu.
Lebih sadar, waspada, terjaga, dan lihatlah apa yang sebenarnya terjadi. Apakah momen kebahagiaan sejati ini datang melalui hubungan seks atau karena untuk beberapa saat tidak ada seks lagi dan hasrat telah menghilang?
Selama beberapa jam setelah berhubungan seks engkau tidak memikirkan seks, oleh karena itu ada kedamaian, ketenangan, keheningan.
Lagi-lagi keinginan akan datang dan lagi keinginan akan mengganggu, lagi akan ada kekacauan dan danau akan memiliki riak, ombak.
Jika seseorang bermeditasi akan seksualitasnya, ia mulai memahami rahasia besar kehidupan, semuanya tersembunyi disana. Seks memegang kunci.
- Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Orang yang baru saja datang itu adalah kekasih yang memiliki kerendahan hati. Sifatnya memang demikian. Dia seperti cabang yang memiliki dem...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar