Ketika engkau mengatakan bahwa "Tuhan adalah Cinta" engkau hanya mengatakan bahwa cinta hanyalah atribut Tuhan. DIA juga hikmat, Dia juga kasih sayang, Dia juga pengampunan. Dia bisa menjadi jutaan hal selain cinta, cinta hanyalah salah satu dari sifat-sifat Tuhan.
Ajaran Essene sebaliknya, pengajaran mereka adalah "Cinta adalah Tuhan". Itu adalah suatu perbedaan yang besar.
Sekarang Tuhan hanya menjadi atribut dari cinta,
sekarang Tuhan hanya menjadi kualitas pengalaman yang luar biasa dari cinta.
Sekarang Tuhan tidak menjadi pribadi tetapi hanya pengalaman mereka yang telah mengenal cinta.
Sekarang Tuhan menjadi sekunder untuk Cinta.
- Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Orang yang baru saja datang itu adalah kekasih yang memiliki kerendahan hati. Sifatnya memang demikian. Dia seperti cabang yang memiliki dem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar