Kaum Barat telah memilih sains, mereka memiliki semua kekayaan dunia, tetapi mereka benar-benar tersesat, merasa tidak berarti, ingin bunuh diri. Mereka ketika dia melihat kedalam, tidak menemukan apapun selain kekosongan, kehampaan. Dunia batin telah menjadi sangat miskin di Barat.
Di Timur, justru kebalikannya yang terjadi: orang memilih agama berlawanan dengan sains. Dunia batin mereka lebih tenang, lebih hening, lebih kaya, tetapi diluar mereka kelaparan, sekarat, tidak ada makanan, tidak ada obat, tidak ada fasilitas untuk menjalani kehidupan manusia, hidup hampir seperti binatang atau bahkan lebih buruk.
Tidak perlu bagi Kaum Timur untuk menjadi Timur dan Kaum Barat untuk menjadi Barat. Tidak perlu bagi siapapun untuk hanya menjadi materialis atau hanya spiritualis. Jika tubuh dan jiwa dapat hidup bersama, mereka ada bersama dalam dirimu, dalam setiap orang, lalu mengapa materialisme dan spiritualisme tidak bisa ada bersama? Keduanya seharusnya bersama-sama!
Seorang manusia harus materialis dan spiritualis. Memilih itu fatal. Tidak perlu memilih, engkau bisa memiliki kedua dunia, engkau harus memiliki kedua dunia, itu adalah hak lahirmu.
- Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar