Aku hidup secara spontan.
Apa pun yang terjadi, terjadilah, dan aku tidak memiliki penilaian.
Dan aku tidak berkata “Seharusnya itu telah seperti itu”.
Aku tidak memiliki “seharusnya”, aku tidak memiliki “seharusnya tidak demikia”, tanpa rencana, tanpa frustrasi, tanpa penyesalan, karena tidak ada sesuatupun yang pernah salah.
Bagaimana apapun bisa salah ketika engkau tidak mempunyai gagasan apapun tentang yang benar?
Inilah kebebasan tertinggi, pembebasan tertinggi.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar