Tidak ada surga dan tidak ada neraka.
Tidak ada seorangpun yang menghukum atau memberimu pahala.
Setiap tindakan memiliki hukuman dan pahalanya sendiri.
Ketika engkau marah, engkau dihukum dalam kemarahanmu, dalam engkau menjadi marah. Tidak ada hukuman lain selain itu.
Ketika engkau mencintai, dalam tindakan mencintai itu sendiri, cinta memiliki pahalanya sendiri.
Tidak ada seorangpun yang membuat rekaman, tidak ada seorangpun yang menuliskan apa yang sedang engkau lakukan disini, baik atau buruk, dan pada akhirnya, dihari penghukuman akhir engkau akan diberi pahala atau dihukum. Itu bodoh.
-Osho
Minggu, 07 April 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar