Jangan memandang hidup sebagai dualitas, jangan memandang hidup sebagai konflik, hidup itu bukan konflik. Aku telah mengetahui, hidup itu bukan konflik. Aku telah mengalami, hidup itu bukan konflik. Hidup adalah satu kesatuan, satu bagian, dan semuanya pas didalamnya. Engkau hanya perlu untuk menemukan bagaimana cara membiarkan semuanya pas, bagaimana cara membiarkan semuanya cocok. Biarkanlah mereka untuk saling cocok satu sama lain. Ini adalah keseluruhan yang indah.
Dan jika engkau bertanya kepadaku, apakah ada kemungkinan bagi satu dunia tanpa kebencian, aku tidak akan memilihnya, dunia itu akan benar-benar mati dan membosankan. Ia mungkin manis, tetapi terlalu manis, engkau akan sangat haus akan garam.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar