Tuhan hanyalah sebuah alasan untuk mengeksploitasi umat manusia dan untuk mengikat umat manusia dalam ikatan yang sangat halus dan tak terlihat. Tuhan telah menjadi penjaramu, tanpa pikiran adalah kebebasanmu.
Tuhan telah berada ditangan para imam, dan para imam melakukan pekerjaan paling buruk didunia karena seluruh bisnis mereka bergantung pada sebuah kebohongan.
Tanpa pikiran tidak memiliki imam, tanpa-pikiran hanya berada disana, didalam dirimu. Dan begitu engkau mengalaminya, tiba-tiba engkau menjadi sadar bahwa tanpa pikiran bukan kepunyaanmu, itu bukan monopolimu. Pengalaman pertama tampaknya adalah bahwa itu adalah tanpa pikiranmu, tetapi segera engkau menjadi sadar bahwa tanpa pikiran memuat seluruh jagad raya, tanpa pikiran memuat seluruh semesta.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar