Ketakutan akan kematian adalah ketakutan akan waktu. Dan ketakutan akan waktu, jauh di dalam, adalah takut akan saat-saat yang tidak dijalani, takut akan kehidupan yang tidak dijalani. Jadi apa yang harus dilakukan?
Jalanilah hidup lebih banyak, dan jalanilah hidup lebih intens. Hiduplah dengan berbahaya. Ini adalah hidupmu. Janganlah korbankan itu untuk segala kebodohan yang telah diajarkan kepadamu. Ini adalah hidupmu, jalanilah itu! Jangan mengorbankannya untuk kata-kata, teori, negara atau politik. Jangan mengorbankannya untuk siapa pun. Jalanilah hidupmu! Jangan berpikir bahwa itu adalah satu keberanian untuk mati. Satu-satunya keberanian adalah untuk menjalani hidup sepenuhnya, tidak ada keberanian lain.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar