Minggu, 19 Maret 2017

KAU DAN AKU

Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung,

Kau dan Aku;

Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,

Kau dan Aku.

Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian

Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan,

Kau dan Aku.


Bintang-bintang Surga keluar memandang kita

Kita akan menunjukkan bulan pada mereka,

Kau dan Aku.

Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,

akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong,

Kau dan Aku.

Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita

Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa

Kau dan Aku.

Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, disudut sini …

Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –

Kau dan Aku.




-Rumi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia

Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...