Tidak perlu memilih. Mengapa tidak hidup tanpa pilihan? Mengapa tidak menjalani semua kehidupan yang tersedia bagi Anda? Jangan menjadi seorang spiritualis dan jangan menjadi seorang materialis, jadilah keduanya. Jangan menjadi Zorba dan jangan menjadi Buddha, jadilah keduanya, Zorba Sang Buddha. Nikmati semua yang telah Tuhan berikan kepada Anda.
Itu pesan saya untuk sannyasin saya. Anda belum menjadi sannyasin saya, David Light. Tetapi jika Anda mulai hidup dalam totalitas, menerima semua, memberi hak setiap saat, menghormati semua, dan ketika seorang wanita cantik lewat tiba-tiba Anda senang, itu menunjukkan Anda hidup, bahwa Anda belum mati.
Tapi ini tidak perlu hanya menjadi dorongan seksual dalam diri Anda, itu sangat buruk. Itu harus menjadi sesuatu yang lebih, itu bisa menjadi pengadukan spiritual juga. Saya tidak menentang seks, tetapi hidup hanya dengan kehidupan seksual adalah dengan menjalani kehidupan seminimal mungkin. Mengapa tidak menjalani seluruh spektrum itu, dari seks hingga samadhi?
Ketika seorang wanita yang sangat cantik lewat, jika hanya seksualitas Anda diaduk, maka binatang itu hidup tetapi Anda tidak. Tetapi jika spiritualitas Anda juga diaduk, maka Anda hidup dalam totalitas Anda. Dan untuk hidup dalam totalitas adalah jalan menuju Tuhan.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Telur Lebih Berharga daripada Manusia
Di sebuah jalan, sebuah truk kecil terguling. Seorang sopir terjebak di balik kabin yang ringsek. Di saat seperti itu, waktu adalah nyawa. S...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar