Pemikiran-pemikiranmu harus memahami satu hal, bahwa engkau tidak memedulikan mereka. Pada saat engkau telah mengerti hal ini, engkau telah meraih kemenangan yang luar biasa.
Perhatikanlah saja. Jangan katakan apapun kepada pemikiran-pemikiran. Jangan menghakimi. Jangan mengutuk. Jangan memberitahu mereka untuk bergerak.
Biarkanlah mereka melakukan apapun yang sedang mereka lakukan, senam apapun biarkanlah mereka melakukannya, engkau hanya mengamati, menikmati. Itu hanya sebuah film yang indah. Dan engkau akan terkejut, hanya menyaksikan, satu saat datang ketika pemikiran-pemikiran tidak ada disana, tidak ada yang perlu diamati.
-Osho
Rabu, 24 April 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Orang yang baru saja datang itu adalah kekasih yang memiliki kerendahan hati. Sifatnya memang demikian. Dia seperti cabang yang memiliki dem...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar