Eksplorasi batin/penjelajahan kedalam adalah sedemikian rupa sehingga orang tidak pernah merasa cukup. Semakin banyak yang engkau miliki, semakin engkau akan merasa bahwa engkau tidak memiliki apa pun. Semakin banyak yang engkau miliki, semakin rasa hausmu bertambah.
Itu adalah perjalanan yang tak pernah berakhir dan adalah baik bahwa ia tak pernah berakhir. Itu baik bahwa engkau tidak bisa memiliki cukup akan Tuhan, jika tidak engkau akan selesai dengannya. Engkau tidak bisa memiliki cukup akan kebahagiaan dan cukup akan kedamaian dan cukup akan ketenangan, karena jika engkau merasa cukup akan semuanya itu engkau akan menjadi bosan dengannya.
Jadi itu selalu demikian, bahwa semakin banyak yang engkau dapatkan, semakin engkau mulai merasa haus. Dan itu baik.
Tuhan adalah perjalanan yang tidak pernah berakhir. Engkau selalu datang tetapi tidak pernah tiba.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar