Tao mengalir ke mana-mana, ke kiri dan ke kanan. Segala sesuatu bergantung padanya untuk hidup, namun Tao tidak pernah menguasai.
Ia menyelesaikan segalanya, tetapi tidak menganggapnya sebagai miliknya. Ia memberi kehidupan tanpa mengklaim, memelihara tanpa menguasai.
Segala sesuatu kembali kepadanya, namun Tao tidak pernah menempatkan diri sebagai tuan. Karena itu, meski agung, ia tidak pernah merasa besar.
Justru karena tidak pernah menganggap dirinya besar, Tao sungguh menjadi agung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar