Tao yang sejati selalu tanpa nama. Meski sederhana dan kecil, tak seorangpun di dunia mampu menaklukkannya.
Bila para penguasa mampu berpegang padanya, segala sesuatu akan tertata dengan sendirinya. Langit dan Bumi akan bersatu menurunkan embun manis dan manusia hidup selaras tanpa paksaan.
Ketika tatanan mulai muncul, nama-namapun lahir. Namun dengan mengetahui adanya nama, orang juga harus tahu kapan berhenti.
Mengetahui kapan harus berhenti akan menghindarkan dari bahaya.
Tao di dunia bagaikan sungai dan lembah yang menuju ke laut. Segala sesuatu mengalir kepadanya dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar