Minggu, 30 November 2025

Bab 3. Memerintah Rakyat dengan Tao

Jangan membanggakan kepintaran, agar tidak menyebabkan rakyat berebut dan bersaing.

Jangan memuliakan benda-benda, agar tidak menimbulkan nafsu rakyat mencuri.

Jangan mempertontonkan keserakahan, agar pikiran rakyat tidak kalut.

 

Maka, seorang Raja Bijak memimpin dengan:

melemahkan nafsu, namun mengisi perut rakyat hingga kenyang,

melemahkan keserakahan, sebaliknya memperkuat tulang rakyat.

 

Senantiasa berusaha menjaga agar rakyat tidak berpengetahuan, tidak bernafsu-keserakahan.

Menjaga yang berpengetahuan agar tidak mengganggu.

Melakukan kebajikan tanpa berbuat, maka semua akan teratur dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan

Kata-kata yang benar tidaklah indah,  kata-kata yang indah tidak selalu benar.  Orang bijak tidak menimbun,  semakin ia memberi, semakin ia ...