Tanpa Kesucian dan Kebijaksanaan,
rakyat memperoleh keuntungan berlipat ganda.
Tanpa Kebaikan dan Kebenaran,
rakyat dengan sewajarnya berperilaku bakti dan welas kasih.
Tanpa harta dan barang mewah,
pencuri dan perampok kehilangan nafsu keserakahan.
Tiga ungkapan ini adalah dangkal dan tidaklah cukup,
orang harus belajar budi perkerti dan pengelolaan
temperamen:
kembali pada sifat sewajarnya, berlaku sederhana,
menekan egoisme, mengurangi luapan nafsu keinginan, berhenti
belajar serta berhenti khawatir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar