Aku tahu engkau tidak melampaui kepicikan, melampaui kecemburuan, melampaui keserakahan, melampaui kemarahan. Tetapi aku tidak berbicara tentang melampaui semuanya itu karena alasan sederhana bahwa jika engkau mulai bergumul dengan kepicikanmu, engkau akan tetap picik, jika engkau mulai bergumul melawan kecemburuanmu, engkau akan tetap cemburu.
Pepatah kuno mengatakan, 'Selalu pilih musuh dengan hati-hati' karena engkau akan bergumul dengannya dan dalam pergumulanmu engkau akan menjadi seperti musuh itu karena engkau harus menggunakan metode yang sama, cara yang sama.
Musuh-musuh itu sangat berharga. Aku tidak ingin engkau bergumul dengan hal-hal kecil.
Alih-alih melihat kebawah ke bumi dan di sekelilingnya ada kepicikan dan kecemburuan serta kemarahanmu, usahaku adalah menunjukkan kepadamu bintang-bintang dan membantumu mengetahui bahwa engkau memiliki sayap. Dan begitu engkau mulai bergerak menuju bintang-bintang, hal-hal kecil itu akan menghilang dengan sendirinya.
-Osho
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab 81. Kebenaran dan Kebajikan
Kata-kata yang benar tidaklah indah, kata-kata yang indah tidak selalu benar. Orang bijak tidak menimbun, semakin ia memberi, semakin ia ...
-
Ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kesebuah tempat, dia memiliki pikiran rasional, misalnya, “Apabila aku pergi kesana, kepergianku ...
-
Mendengar sesuatu terus-menerus sama baiknya dengan melihatnya. Sebagai contoh, ibu atau bapakmu mengatakan padamu bahwa mereka telah mela...
-
Sebuah pertanyaan telah diajukan berkenaan dengan makna bait puisi ini: Ah, saudara, sebenarnya engkau hanyalah gagasan, Selainnya, hanyalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar